Sejenak aku berdiri dihamparan cermin .
“Kau tak pernah ceria meihat aku . Aku letih mengeluarkan
air mata . Aku tidak merasakan kesedihan tapi kenapa aku harus menangis ?
Sudahlah ! Aku benci lihat kau merengek . Bisakah kau datang sekali padaku dan
berkata ‘Aku bahagia . Aku ingin hidup lagi besok !’ . Kau tau , semua orang
juga punya masa lalu yang hitam .”
Iyasih , tapi masalahnya aku masih hitam .
“Kenapa masih hitam bila kau sudah melihat indahnya putih ?
Bukankah itu sebuah kebodohan yang tolol ? Kurasa kau memang benar benar
pecundang kehidupan .”
Tau apa kau tentang kehidupan ? Kau hanya tinggal dibaik
cermin , palingan hanya hidup 10 menit dalam 1 hari .
“Tapi aku tahu semuanya , aku adalah kau !”
Kau bukan aku ! Kau adalah aku yang lain . Dan aku adalah
aku yang hidup . Aku memutuskan hidup ini sendiri . Tanpa kau aku juga bisa
hidup .
“Kau selalu egois pecundang , menganggap semua tidak penting
. Kau tidak akan keluar dari hitam selama kau belum mengerti . Dan asal kau tau
, kau selalu membutuhkan aku . Aku adalah orang yang paling berharga dalam
setiap waktumu . Aku selalu ada . Sudahlah , hapus air mata busuk itu dan
bergegaslah untuk tidur .”
isi blog nya bagus :)
BalasHapusKeep it :)
aaaah si mbak , tulisan abstrak semua ini :D
BalasHapus