Aku mulai menulis berbeda dengan genre dari aku yang biasanya . Soalnya fansclub aku
udah mulai bosan dengan depresi. *anyirnihbocahsokpunyafansclub* haha :D . Oke
selamat mencoba bagiku.
Sangat bosan itu ketika menunggu , tepat
sekali bukan ? Tapi berbeda dengan aku . Aku merasakan menunggu itu cukup bosan
(tidak sangat) haha. Karna saat aku menunggu di suatu tempat aku langsung
memikirkan kata kata indah yang terlintas di otakku. Lain lagi saat aku
menunggu malam hari. Awan hitam selalu terus melihatku , seakan dia tahu kalau
aku sedang menyusun kata untuknya. Aku langsung tertunduk diam, aku takut dia
tidak lagi bersahabat denganku dan membasahiku malam ini. Pasti akan sangat
sia penantianku.
Tak lama kemudian yang di tunggu pun
datang dan rasanya bagaikan mendapatkan tujuan dari hidup . “Akhirnya datang
juga” , kataku dalam hati . Aku takut membuatnya tersinggung. Tapi saat ingin
keluar dari penantian yang cukup lama dan ingin menghirup udara kebersamaan ,
tebak apa yang terjadi?
Yah , tepat sekali . Hujan yang deras
disertai guntur yang membuat kekesalan yang sungguh berarti. Jelas saja
semuanya usai , semua batal . Tanpa pikir panjang aku langsung kecewa dan
pulang.
Seperti biasa , aku memaki di sepanjang
jalan. Bagaikan orang gila akut dan mungkin orang gila akan tertawa
mencemoohku ketika mereka melihat aku. Kecewa memuncak dan aku mengatakan “Aku
benci hitam". Dan aku berpikir ntah kenapa hitam selalu jahat bagiku dan kenapa
harus putih yang indah ?. Aku berhenti merepet dan berpikir tenang. Apa ini
kejahatan? repetan ku berubah menjadi seribu tanya. Bisa saja awan hitam itu
membuat hujan agar aku terhindar dari sesuatu. Tapi ntahlah, apapun itu tetap
saja aku kesal.
Dari penantian yang panjang aku hanya
mendapatkan tulisan ini, niatnya ingin nulis yang indah dan manis tetap saja
jadi cerita suram.
Akhirnya aku berkata pada awan hitam,”semoga kau menjadi putih agar tidak ada lagi kekesalan . Dan semoga saja
cinta ini putih agar tiada ada penyesalan. *cieeciee haha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar