Terlalu Malu

  • 0

Berjalan tergopoh-gopoh dibawah terik, kaki terseok-seok menyeret tanah. Memandang alam penuh murka. Dipandang serangga penuh tawa. Tapi aku tetap kokoh, walaupun semua yang kubangun seketika roboh terkena angin yang dibuat kepakan sayap burung.
Dedaunan menatapku dengan wajah yang tertegun, mungkin mereka melihat kegigihan, mungkin mereka melihat usaha tiada akhir. Tapi aku sama sekali tak tersenyum. Bibirku tetap saja datar tak berlekuk , tak berniat untuk merekah dipuji dedaunan dgn indah. Karna aku tak ingin mereka tertegun oleh puluhan usaha yang kubangun tetapi hambruk tanpa sisa. Aku ingin mereka tersenyum, oleh kemenangan yang kuukir dalam kebanggaan yang sempurna. Walaupun entah kapan itu terjadi.
Tetapi satu pintaku , ketika aku telah melakukannya yang untuk kesekian kalinya, lalu gagal yang untuk kesekian kalinya. Berhentilah melihatku! Jangan berkata padaku! Aku muak dengan kata penyemangat yang kalian lontarkan. Kata penyemangat bertopeng seolah ikut merasakan penderitaanku dan ditambah dgn senyuman untuk membuatku tersenyum. Aku tau itu palsu. Dibalik serangkaian kata itu aku melihat dgn jelas hinaan dan kepuasan yang dapat kalian dapatkan dgn melihat rona wajahku.  Dan diantara kalian berkata “sabar saja, mungkin belum waktunya”.
 Lalu kapan? Sebuah pertanyaan tepat penuh dgn kekuatan. Merangkai seolah olah dapat melangkah diatas takdir. Kapan aku bisa seperti kau dan kalian yang menghina dan mencemoohkanku dibalik kata penyemangat itu yang bisa melakukanya dengan sekali usaha? Bahkan tanpa usaha. Aku letih, aku letih berkomentar. Aku letih bertengkar dgn kata kata. Dan aku letih berceloteh pada Tuhan.
Tapi ironinya setelah puluhan kegagalan tanpa akhir, aku malu untuk menyerah. Aku malu untuk berkata kalah. Dan terlalu malu untuk melanggar janji yang dulu pernah kubuat dgn nada tinggi seakan akan aku mudah melakukannya. Aku akan terus menepati itu ditambah dendamku dengan hinaan mereka yang akan kubayar dgn kemenangan dan jika aku suatu saat berhenti, maka aku telah mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

animasi blog