Kebahagiaan

  • 1
Hidup terlalu sia-sia jika digunakan hanya untuk bekerja. Tujuan hidup bukan bekerja. Bagiku tujuan hidup itu jelas, bahagia. Baik itu di dunia ataupun disurga hingga dineraka sekalipun jika kau bahagia, maka hidupmu tidak sia-sia. Sayangnya kau tidak mungkin bahagia di neraka. Agama berkata, tujuan hidup itu menyembah-Nya. Tidak ada yang salah dengan itu, karna hasil akhirnya surga. Siapa yang tidak bahagia jika disurga? Kau bisa bahagia pada saat tahap proses dan tahap hasil. Olahraga adalah proses, sehat adalah hasil. Makan adalah proses, kenyang adalah hasil. Dunia adalah proses, akhirat adalah hasil.


Back to kebahagiaan, standar kebahagiaan setiap orang itu berbeda-beda. Dan itu tergantung dari kepribadian orang itu sendiri.  Dan untuk membuktikannya, kau tidak perlu contoh konkrit dariku kan? Kebanyakan manusia menilai bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang bersifat material. Dan lebih banyak lagi manusia yang berkata bahwa kebahagian seutuhnya adalah memilikimu. Heleh! Tidak ada yang salah dengan kebahagiaan diuukur dengan material. Balik lagi, setiap orang memiliki standar kebahagiaan yang berbeda-beda.

Menurutku kebahagiaan adalah sebuah parameter nilai. Dan nilai kebahagiaan tiap orang itu juga berbeda-beda. Ada yang sudah bahagia dengan nilai 6 adapula yang akan bahagia jika nilai 9. Indikator penghasil nilai kebahagiaan itu juga berbeda-beda setiap orang. Ada yang kebahagian orang tua juga termasuk indikator kebahagiannya, ada yang tidak peduli dengan orang tua, ada yang puji-pujian adalah indikator kebahagiannya, ada juga yang tidak memikirkannya. 

Bahagia itu perlu, menentukan indikator kebahagian bagi diri sendiri juga perlu. Agar kau selalu menjaga kebahagiaanmu. Nah disini fungsinya bersyukur. Bersyukur adalah menurunkan indikator kebahagiaan agar kau selalu merasa bahagia.

1 komentar:

animasi blog